Showing posts with label Intruksi Selection. Show all posts

Variabel, Konstanta, Tipe Data dan String

Dasar Pemrograman
Variabel, Konstanta, Tipe Data dan String

c++

Kali ini saya akan berbagi sedikit mengenai dasar-dasar pemrograman yang harus kita ketahui sebelum beranjak ke materi yang selanjutnya.
  • Variabel merupakan sebuah nama atau karakter yang digunakan untuk mewakili sebuah elemen tertentu yang mana elemen tersebut menyimpan nilai yang nilainya sewaktu-waktu dipergunakan.
Ada beberapa aturan untuk penulisan variabel yang baik, diantaranya:
  1. Harus dimulai dengan abjad tidak boleh dengan angka atau karakter spasial lainnya, ex: char nama1, int jk1
  2. Tidak boleh ada spasi diantaranya, sebaiknya gunakan garis bawah saata anda butuh untuk menyambung kata, ex: int jenis_kelamin, char tempat_lahir
  3. Hindari penggunaan simbol-simbol yang membingungkan, seperti titik dua, titik koma, koma dsb, exsalah jangan ditiru: char nama:_+"()
  4. Sebaiknya memiliki makna yang sesuai dengan elemen yang dituju, ex: char jk maksudnya digunakan untuk Jenis Kelamin.
  5. Sebaiknya tidak terlalu panjang, untuk efisiensi.
  • Konstanta merupakan sebuah nilai yang dimasukkan kedalam sebuah variabel yang mana nilai tersebut bersifat tetap/ permanen sehingga tidak akan bisa berubah, berikut contohnya:
#include <iostream>
using namespace std;
int main ()
{
    double tinggi_badan, berat_badan, BMI;

    berat_badan= 65;
    tinggi_badan= 1.65
}
#yang bercetak tebal itu merupakan konstanta
  • Tipe Data secara umum terbagi dalam 2 kategori. yaitu: Tipe Dasar dan Tipe Bentukan, dari kedua tipe tersebut Tipe Dasar dibagi lagi yaitu Tipe Data berupa Angka dan Karakter, berikut contoh dan penjelasannya
    tabel
Sedangkan untuk Tipe Bentukan adalah tipe data yang sudah dikombinasikan dari tipe dasar.
  • String merupaka sebuah deretan karakter. baik itu satu karakter satu kata maupun satu spasi, yang membedakan adalah dalam cara penulisannya, saat kita hanya menuliskan 1 (satu) karakter cara penulisannya kita harus menggunakan tanda petik satu ( ' ), sedangkan untuk menuliskan sebuah teks kita harus menggunakan petik dua ( " )
ex: char A='n'; , char A="nama";

Intruksi Pemilihan (Selection) | C++

Selection pada C++


A. Mengenal lebih jauh tentang selection 
C++Instruksi pemilihan/seleksi (selection) adalah instruksi yang dipakai untuk memilih satu atau beberapa kemungkinan proses berdasarkan suatu persyaratan tertentu. Instruksi seleksi biasanya digunakan untuk menyatakan pernyataan kondisi (bersyarat) dari sebuah inputan dimana kondisi disesuaikan dengan syarat yang ditentukan, dan nilai yang dihasilkan adalah benar atau salah.
Dalam hal ini, kita akan tau hasil outputan-nya nanti hasil akhirnya hanya ada dua kemmungkinan yaitu bernilai benar atau salah. Intruksi selection sendiri ada 2 intruksi, yaitu:
  1. Instruksi seleksi dengan menggunakan If
  2. Instruksi seleksi dengan menggunakan Switch - Case
B. Instruksi Seleksi IF 
Intruksi seleksi if digunakan untuk menyeleksi atau memilih alternatif yang telah ditentukan syarat ataupun kondisinya. jadi intinya Jika kondisi atau syarat terpenuhi, Maka akan dijalankan proses yang ada dengan mengeluarkan output pernyataan yang benar. Namun jika kondisi atau syarat tidak terpenuhi, Maka proses akan langsung Selesai, Berikut bentuknya skemanya dalam tabel
tabel1


C. Intruksi If-Else 
Intruksi If-Else digunakan untuk menyeleksi atau memilih alternatif yang telah ditentukan, yang mana kondisi tersebut akan dipilih sesuai dengan syarat ataupun kondisi tertentu. jadi intinya Jika kondisi atau syarat terpenuhi, Maka akan dijalankan proses yang ada dengan mengeluarkan output pernyataan yang benar. Namun jika kondisi atau syarat tidak terpenuhi, Maka proses akan menjalankan pernyataan yang salah, Berikut bentuk skema-nya:
table2

D. Instruksi Seleksi IF – ELSEIF – ELSE 
Intruksi Instruksi Seleksi IF – ELSEIF – ELSE ini biasanya paling sering digunakan, dalam prinsipnya Instruksi Seleksi ini akan mencari pernyataan yang bernilai benar sesuai kriterianya, kalaupun tidak ada pernyataan yang benar maka akan menjalankan pernyataan salah yang paling akhir, berikut saya paparkan lebih detail
Jadi begini, saat kita memiliki beberapa pernyaataan benar maka saat kita menggunakan intruksi seleksi ini, maka prosesnya akan mencari pernyataan yang sesuai (bernilai benar), kalaupun dari beberapa pernyataan tersebut tidak ada yang bernilai benar, maka akan dijalankan pernyataan yang bernilai salah, yang diletakkan diakhir sendiri, berikut ilustrasinya:
tabel3

E. Inturksi Seleksi SWITCH - CASE 
Instruksi switch() case digunakan sebagai instruksi pemilihan dimana aksi yang akan dilakukan bergantung pada nilai dari satu macam variabel saja. Berbeda dengan penggunaan seleksi if yang mensyaratkan kondisi tertentu. Dengan kata lain, variabel yang dipakai menentukan pilihan aksi (case) terhadap nilai (value) variabel tersebut, mungkin variabel tersebut memiliki banyak macam nilai dan setiap nilainya berkaitan dengan satu macam aksi. Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat skema dibawah ini
tabel4
Semoga Bermanfaat